Senin, 31 Januari 2011

FROM NARITA WITH CERITA

Konichiwa!
Setelah lebih dari 6 jam duduk di pesawat (di kursinya maksud saya), akhirnya saya tiba juga di Bandara Narita kira-kira pukul 6 pagi waktu setempat (beda waktu Indonesia-Jepang = 2 jam; Jepang 2 jam lebih awal). Saya sekeluarga transit di Tokyo selama 3 hari 2 malam.

Pada posting berikutnya, saya akan sedikit berbagi foto selama di Jepang.

Sampai jumpa! =D

Minggu, 30 Januari 2011

KLARIFIKASI DAN SAMPAI JUMPA =D

Setelah rencana ke Amerika tertunda beberapa kali, akhirnya waktu kepergian tiba juga. Terima kasih buat semua teman-teman yang SMS, kirim wall, kirim tweet, kirim testimoni (masih jaman? haha), dll. Sebelumnya saya mau klarifikasi dulu, karena setelah menerawang beberapa pesan dari teman-teman, nampaknya ada beberapa yang salah pengertian. Ada beberapa teman yang kirim pesan: "I'm proud of you!"

Mari klarifikasi:
Saya sementara cuti kuliah untuk ikut orang tua pindah tugas ke Washington DC, itu pun belum pasti saya fix menetap disana. Begini rencananya; selama semester genap ini saya akan mencari sekolah di DC. Kalau saya diterima, saya stay di DC untuk beberapa tahun ke depan. Kalau ditolak, saya pulang lagi ke tanah air dan berhadapan dengan bidang kajian Akuntansi Keuangan. Jadi sejauh ini, saya rasa saya belum pantas menerima pesan "I'm proud of you!". hehe

Oh iya!
Terima kasih juga buat semua yang jauh-jauh menghampiri ke bandara Soekarno-Hatta:

Foto 1: Dari keluarga Unpar Radio Station
Foto 2: Dari keluarga POTRET (belum termasuk Nindya+Batara)

Sekian klarifikasinya, saatnya berangkat!

Dan sampai jumpa lagi! =D

Kamis, 27 Januari 2011

Quotes #13

"things won't be the same without you" :(
by Adhitia Sofyan in Adelaide Sky

PROJECT HALLO BANJO

Coming soon!
Project Hallo Banjo!

ADELAIDE SKY

video

I need to know what’s on your mind
These coffee cups are getting cold
Mind the people passing by
They don’t know I’ll be leaving soon


I’ll fly away tomorrow
To far away
I’ll admit a cliché
Things won’t be the same without you


I’ll be looking at my window seeing Adelaide sky
Would you be kind enough to remember
I’ll be hearing my own foot steps under Adelaide sky
Would you be kind enough to remember me


I’ll let you know what’s on my mind
I wish they’ve made you portable
Then i’ll carry you around and round
I bet you’ll look good on me


I’ll fly away tomorrow
It’s been fun
I’ll repeat the cliché
Things won’t be the same without you


I’ve been meaning to call you soon
But we’re in different times
You might not be home now
Would you take a message
I’ll try to stay awake
And fight your presence in my head


*klik disini untuk buka wordpress Adhitia Sofyan.

Kamis, 20 Januari 2011

TIPS CUTI KULIAH ALA RYAN RINALDY

Seperti yang tertera pada postingan sebelumnya, pada semester genap ini saya memutuskan untuk cuti kuliah. Selama beberapa bulan, saya berusaha mencari informasi tentang proses cuti kuliah di kampus saya, sayangnya jawaban yang saya terima dari pihak TU cuma sebatas "nggak tau".

Pernah pada suatu hari saya datang ke TU untuk menanyakan proses cuti kuliah. Begini kejadiannya:

Penulis menghampiri loket Kemahasiswaan.
Aing: "Pak, mau nanya proses cuti kuliah dong."
TU1: "Wah saya ga tau, kamu jurusan apa?"
Aing: "Akuntansi Pak."
TU1: "Coba kamu tanya ke loket jurusan Akuntansi."

Penulis menghampiri loket jurusan.
Aing: "Pak, mau nanya proses cuti kuliah dong."
TU2: "Aduh saya ga tau, coba kamu tanya Bu TU3 di dalem."
Aing: "Gapapa gitu masuk ke dalem Pak?"
TU2: "Masuk aja."

Penulis memasuki TU. Ibu TU3 sedang sibuk berbincang. Penulis berdiri menunggu.
TU3: "Iya silahkan, ada apa?"
Aing: "Ini Bu, saya mau nanya proses cuti."
TU3: "Kamu angkatan berapa? Kok cuti?"
Aing: "2007 Bu, saya mau coba cari sekolah di luar. Hehe"
TU3: "Wah sayang banget kamu udah 2007, mending lanjutin aja."
Aing: "Emang sayang sih Bu, tapi itulah pilihan hidup Bu." -----> eaaaaa
Aing: "Jadi gimana Bu proses cuti?"
TU3: "Saya nggak tau, coba kamu tanya dosen wali kamu."

Penulis ngupil.

Dan setelah saya menemukan proses cuti sebenarnya, ternyata prosesnya sangat simpel. Berhubung Penulis baik hati namun tidak rajin menabung, Penulis akan sharing langkah-langkah cuti di FE UNPAR. Inilah proses cuti kuliah ala Ryan Rinaldy:
1. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dosen wali; poin ini penting sekali bagi elo-elo yang belum paham proses cuti atau bahkan belum yakin mau cuti atau nggak.
2. Mintalah formulir cuti kuliah di loket jurusan masing-masing; jangan tanya proses cuti gimana. Kemungkinan besar elo-elo nggak akan dapet jawaban, jadi langsung aja minta formulir cuti. Formulir cuti harus ditandatangani dosen wali dan diserahin ke loket Keuangan.
3. Daftar dispensasi pembayaran uang kuliah ke loket Keuangan; cari tau batas pendaftaran dispensasi pembayaran, dan kalo elo-elo udah yakin cuti, segera daftar! Pembayaran biasanya dimulai setelah PRS kelar, dan kita cuma harus bayar biaya registrasi sebesar Rp 600.000.

Simpel bukan? Semoga berguna.

Hidup cuti!

Rabu, 19 Januari 2011

MINAT SEKALEEE

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan berkisah tentang pengkajian di jurusan saya. Pengkajian disini adalah konsentrasi mata kuliah yang akan mahasiswa/i tekuni sesuai minatnya, dan pengkajian yang ditetapkan oleh jurusan akan menyambung hingga skripsi. Setau saya, pengkajian di jurusan saya agak unik dibandingkan dengan jurusan lain di kampus saya, ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Syaratnya adalah sbb:
1. Lulus minimal 102 sks
2. Total nilai D dan E maksimal 6 biji
Jika syarat di atas sudah terpenuhi, mahasiswa/i harus mengurutkan 6 pilihan yang tersedia, dimulai dari yang paling diminati hingga yang kurang/tidak diminati.

Pada semester 7 kemarin saya mengajukan pengkajian ke jurusan. Sejujurnya, dari 6 pilihan yang ada, satu-satunya bidang kajian yang saya minati adalah Pemeriksaan Manajemen. Tapi apa mau dikata, saya harus tetap mengurutkan 6 pilihan yang ada. Dan inilah urutan yang saya tulis di formulir pengkajian:
1. Pemeriksaan Manajemen (13 poin)
2. Sistem Informasi (12 poin)
3. Perpajakan (12 poin)
4. Akuntansi Manajemen (12 poin)
5. Pemeriksaan Akuntansi (9 poin)
6. Akuntansi Keuangan (8 poin)
*poin maksimal adalah 20 poin

Ketika dosen wali saya, Pak Asdi, menandatangani formulir pengkajian saya, dia bilang: "Kamu PM banget Yan! Pasti keterima di PM, ya parah-parahnya kamu masuk sistem."
Bermodalkan ucapan tersebut, saya makin percaya diri diterima PM, bahkan saya udah janjian sekelas bareng sama Jumi. Ketika pengumuman pengkajian yang dijanjikan-udah-keluar-sebelum-masa-FRS-eh-ternyata-diundur-undur-terus keluar, ternyata saya diterima di Bidang "Peminatan" Akuntansi Keuangan.

Yah, emang apa yang kita inginkan nggak selalu kita dapet. Tapi kasusnya nggak selalu begitu kok, buktinya Jumi berhasil masuk PM. Selamat!

Untungnya saya udah keburu ambil cuti, more on that later.

Akhir kata, tetap berusaha keras untuk meraih apa yang kita inginkan. :D

Senin, 17 Januari 2011